Pesan dari Dia


Ku lihat kamu makin hari makin tak bersemangat.
Tak mau bertemu dengan Aku lagi.
Apalagi berbicara, menyapa saja kamu tidak.

Ku tahu betapa sulitnya keadaan yang kamu alami.
Ayo bicarakan dengan Aku sekarang.
Apa masalahmu mari mendekatlah.

Hari-hari terus berlalu dan kamu masih sendiri.
Tidakkah kamu merindukanKu?
Aku akan memberi solusi dari permasalahanmu.
Malah kamu tak jua mendekatiKu.
Walau begitu Aku tetap menyayangimu selalu.

Ku lihat senyummu kembali merekah.
Dan kamu rajin menyapa dan berbicara kepadaKu.
Aku pun membalas sapaanmu dengan mengunjungimu.
Petuah-petuahKu pun kamu ikuti dengan tekun.

Kamu pun bersemangat kembali.
Aku senang bila kamu senang.
Jangan takut Aku akan menjaga hidupmu.

Ku lihat kamu membawa temanmu menghadap Aku.
Satu persatu kamu bimbing mereka.

Tapi kenapa kamu mulai bersedih kembali?
Ada apa? Bukankah kamu mulai menikmati hari-harimu?

Ku lihat kamu kembali tertatih-tatih.
Sudah mulai jarang kamu mengobrol padaKu.
Saat satu ruangan pun kamu tak pernah menyapaKu lagi.

Ku tahu kamu mencariKu.
Aku ada disini.
Ada disampingmu, tak akan meninggalkanmu.
Tapi mengapa kamu tetap lesu?

Aku tahu apa yang kamu rasakan.
Kamu menginginkan saat-saat bahagia,
Dimana dirimu bertemu denganKu.
Dimana Aku menuntunmu kemana pun kamu pergi.

Tapi kamu sudah besar.
Saatnya membimbing temanmu yang lain.
Sebarkan undanganKu ini kepada yang lain.
Bagi kabar baik ini pada orang lain.

Jangan takut disaat kamu mengalami kekeringan,
Bukan berarti Aku meninggalkanmu.
Aku ingin kamu makin dewasa.
Ingatlah Aku selalu menemani kamu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s